Dokumen menyatakan amunisi baru tersebut akan menjadi kunci untuk meningkatkan kemampuan Ukraina
JAKARTA-Amerika Serikat (AS) akan mengembangkan amunisi baru yang murah, diproduksi massal, dan berpresisi tinggi khusus untuk Ukrania. Senjata yang dijatuhkan dari pesawat ini diharapkan akan memiliki jangkauan lebih dari 400 km.
* Bedah Daftar Belanja Prabowo di Kementerian Pertahanan
* Ukraina Banjir Bantuan Senjata, Tetapi Belum Bisa Lakukan Serangan Balik
* Setelah 30 Tahun, AS akan Tempatkan Lagi Rudal Terlarang di Jerman
Rencana tersebut diungkapkan dalam Request for Proposal (RFP) dari Direktorat Persenjataan Life Cycle Management Center (LCMC ) Angkatan Udara America. Mereka berupaya untuk mendanai tahap awal pengembangan amunisi baru yang disebut Extended Range Attack Munition (ERAM).
Dokumen menyatakan amunisi baru tersebut akan menjadi kunci untuk meningkatkan kemampuan Ukraina. “Dan harus menjadi jenis senjata terjangkau serta disesuaikan untuk produksi massal,” demikian bunyi proposal yang dirils Selasa 16 Juli 2024.
Kriteria kinerja kinematik dan teknis mencerminkan semua pelajaran taktis dan teknologi yang dipelajari selama 2, 5 tahun perang di Ukraina.
https://ouo.io/GE90T5


Leave a comment