IHSG Gagal Tembus Level 8.000 Usai Saham BREN ARB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan Jumat, 20 September 2024, gagal menembus level 8.000 akibat PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengalami Auto Rejection Bawah (ARB).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan Jumat, 20 September 2024, gagal menembus level 8.000 akibat PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengalami Auto Rejection Bawah (ARB).

* Pagi-pagi, IHSG Drop 1,64 Persen ke 7.775

* BRIS dan 2 Emiten Grup Salim Masuk Jajaran Top Gainers LQ45

* BREN Menang Tender Penambahan Kapasitas Geothermal Sebesar 102,6 MW, Bagaimana Sahamnya?

Data dari Bursa Efek Indonesia, IHSG turun 1,43% ke level 7.792,18 di sesi pertama perdagangan akhir pekan ini. Sementara itu, saham BREN anjlok mencapai ARB sebesar Rp2.200 (19,95%), sehingga diperdagangkan di harga Rp8.825 per saham.

Nah, anjloknya saham BREN ini dipicu oleh pengumuman FTSE Global mengenai pembatalan saham emiten yang dikendalikan oleh Prajogo Pangestu ini dalam perhitungan indeks global kapitalisasi pasar besar. Pembatalan ini terjadi akibat rendahnya kepemilikan saham publik, yang membuat investor kehilangan kepercayaan.

* DPR Waspadai Intervensi Asing di Balik Pasal Diskriminatif Tembakau di PP 28/2024
* Targetkan NZE Sektor Industri Lebih Cepat di 2050, Ini Strategi Menteri Perindustrian
* Emiten Properti Grup Lippo Ini Kantongi Marketing Sales Rp741 Miliar

Saham BREN memiliki dampak signifikan terhadap IHSG karena emiten ini tercatat sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia, yang mencapai lebih dari Rp1.475 triliun kemarin. 
https://ouo.io/OheAIF

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started