Usut punya usut, kinerja produsen ponsel Esia ini terbebani liabilitas yang jumlahnya luar biasa besar yakni Rp5,98 triliun.
JAKARTA – Belum lama ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tengah mengalami kisruh akibat perebutan jabatan Ketua Umum . Kursi empuk ini diperebutkan oleh Anindya Bakrie vs Arsjad Rasjid.
* Melihat Jejak Grup Bakrie di Sejarah Kepengurusan Kadin Indonesia
* Saham PTBA, INDY, dan BUMI Membara, Apa Pendorongnya?
* Inilah Deretan Bisnis Ketua Kadin Versi Munaslub, Anindya Bakrie
Anindya Novyan Bakrie diangkat sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia Periode 2024-2029 dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Sabtu, 14 September 2024. Anindya terpilih dalam Munaslub yang dihadiri 28 dari 34 Kadin provinsi dan 25 asosiasi.
Sementara itu, Arsjad mengklaim masih menjabat sebagai Ketua Umum Kadin hingga 2026. Dia bahkan mengatakan Munaslub Kadin kubu Anindya Bakrie sebagai penyelenggaraan ilegal.
Terlepas dari situasi Kadin hari ini, baik Arsjad maupun Anindya merupakan dua sosok yang sudah malah melintang di dunia bisnis. Anindya menjabat sebagai presiden direktur di dua perusahaan keluarga Bakrie sekaligus, yakni PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).
https://ouo.io/3eIDXo


Leave a comment