Hasilnya menunjukkan bahwa tikus yang mengonsumsi junk food menunjukkan gangguan dalam kemampuan mengingat objek dan lokasi secara konsisten.
JAKARTA – Penelitian terbaru yang dipimpin oleh USC menyoroti kemungkinan dampak negatif diet junk food pada memori remaja.
* Riset: Remaja Lebih Tenang Saat Tak Gunakan Smartphone
* Kepuasan dan Tuntutan Sosial, Berbagai Masalah yang Dihadapi Remaja Masa Kini
* Anak Muda di Amerika Serikat Kesulitan Membeli Rumah
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Brain, Behavior, and Immunity edisi Mei ini mengungkapkan bahwa tikus yang diberi makan makanan tinggi lemak dan gula menunjukkan gangguan memori yang berkelanjutan, menggambarkan potensi risiko serupa bagi remaja yang mengonsumsi diet serupa.
Scott Kanoski, seorang profesor ilmu biologi di USC Dornsife College of Letters, Arts, and Sciences, mengemukakan, “Tikus-tikus yang tumbuh dengan diet junk food menunjukkan gangguan memori yang tidak hilang meskipun beralih ke diet sehat pada masa dewasa.”
Hal ini menunjukkan bahwa diet tidak sehat pada masa remaja dapat memiliki dampak jangka panjang pada kemampuan kognitif.
https://ouo.io/p7xN3O


Leave a comment